LATAR BELAKANG

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya):

1. Serulah manusia kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran yang baik dan debatlah mereka dengan cara yang baik. (QS. An-Nahl 125).
2. Kalian (ummat Islam) adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. (Karena kalian) menyuruh(berbuat) yang baik dan mencegah dari yang mungkar. (QS. Ali Imran 110).

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda:

1. Senantiasa ada sekelompok dari ummatku yang menampakkan, menjunjung tinggi kebenaran, tidak memudhorotkan bagi mereka orang-orang yang menyelisihi dan menghinakan mereka sampai datang keputusan Allah dalam keadaan mereka tetap kokoh seperti itu. (Hadits Shahih dari Al Mughirah bin Syu’bah riwayat Bukhari-Muslim).
2. Sungguh seandainya Allah memberikan hidayah pada seseorang melalui engkau maka itu lebih baik daripada unta merah (kendaraan termahal pada saat itu). (Hadits Shahih dari Sahl bin Sa’ad riwayat Bukhari-Muslim).

Bertolak dari upaya pengaplikasian ayat-ayat Al Quran dan bimbingan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadits-haditsnya yang mulia, bahwasannya adalah merupakan suatu kemestian dan keniscayaan adanya suatu kelompok masyarakat yang senantiasa selalu berupaya untuk menyerukan kebaikan dengan tujuan perbaikan ummat, menampakkan kebenaran dan keadilan di atas hakekat kebenaran, membimbing ummat kepada jalan yang lurus, jalan kebaikan yang telah diajarkan agamanya, memperbaiki aqidah dan moralitas bangsa, memperingatkan dari seruan-seruan kejahatan dan kejelekkan dan menawarkan solusi problematika ummat di atas cahaya hidayah syariat Allah dan RasulNya Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang pasti kebenarannya dan pasti hasil akhirnya dengan berbagai sarana fasilitas dan bentuk penyampaian pencerahan agama kepada ummat. Adalah salah satunya kami memilih mengupayakan semua itu melalui siaran radio FM, dengan pertimbangan merupakan salah satu sarana yang murah dan hampir-hampir mayoritas masyarakat memilikinya serta memungkinkan mengcover seluruh lapisan masyarakat baik di kota ataupun di desa yang masih dalam range coverage area pancaran signal FM.

Tujuan ini menjadi sangat penting dan upaya itu begitu mendesak ketika melihat realita problematika ummat yang demikian kompleks dan kronis serta membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat sasaran. Adalah orang-orang yang jujur, berpikir logis, cerdas dan terbimbing dengan cahaya hidayahNya dari kalangan para ulama Rabbani ummat ini mampu memahami, menganalisa yang akhirnya menyimpulkan bahwa segala problematika yang dihadapi ummat ini –berupa dekadensi moral, merasa tidak memiliki arah tujuan dan pegangan atau pedoman hidup yang tidak jelas, krisis kepercayaan, ketidakmampuan menghadapi ujian atau musibah yang berujung pada keputusasaan, ketidakmampuan memilah, memisahkan kebenaran dan kejelekkan yang berakibat kegamangan dalam menentukan pilihan yang tepat, ketidakberdayaan memegangi dan menyuarakan prinsip-prinsip kebenaran dan problem lainnya – semuanya bermuara pada ketidaktahuan, minimnya pengetahuan bahkan kebodohan mayoritas ummat ini terhadap keagungan, kemuliaan dan kesempurnaan ajaran agamanya yang mencakup seluruh sendi peradaban dan kehidupannya baik di dunia terlebih lagi di akhirat dan ini adalah hal yang pasti, tidak bisa dipungkiri serta tidak terbantahkan dari segala seginya. Walhamdulillah.

Hal ini juga dilatar belakangi belum adanya radio FM yang memfokuskan diri murni sebagai radio dakwah. Ini penting, sebab ummat butuh keberadaan radio dakwah yang benar-benar hanya menyuarakan kebenaran, hanya membimbing kepada hakekat kebenaran tanpa memcampuradukkannya dengan tendensi atau kepentingan yang lain sehingga nasehat, pencerahan, tashfiyyah (pemurnian) dan tarbiyyah (pembelajaran) itu tidak menjadi bias bagi ummat. Sudah seharusnya ummat diseru, diajak dan diarahkan kepada kejelasan kebenaran yang hakiki dan terang benderang tanpa membuat kamuflase atau keremangan dalam pengemasan. Kebenaran itu lebih layak untuk dijunjung tinggi walau begitu berat bahkan pahit untuk disampaikan. Ibarat obat, walaupun pahit seharusnya tetap kita telan karena berharap kesembuhan dan terhindar dari penyakit yang lebih mematikan.

Maka merupakan keharusan semua pihak untuk saling ta’awun (membantu dan tolong-menolong) dalam mewujudkan cita-cita mulia tersebut, dengan mengerahkan semua kemampuan yang dimilikinya dan memberikan segala kemudahan, fasilitas dan sarana yang Allah amanahkan padanya di jalanNya serta tidak mengotori dan mencampurinya dengan berbagai tendensi pribadi atau duniawi sehingga semuanya murni dalam rangka ibadah dan meninggikan kalimatNya serta mendapatkan keuntungan berupa kenikmatan Surga di sisiNya dan tambahannya berupa melihat wajahNya yang Maha Mulia, Jalla wa ‘Ala. Amin.

Jl. Projakal Km. 5,5 RT. 053 No. 267, Kelurahan Graha Indah - Balikpapan. Kalimantan Timur 76136
(0542) 861712
LINK RADIO SUNNAH
    BERLANGGANAN
    ARTIKEL TERBARU
    LIHAT BLOG
    Copyright © 1439 H - 2018 | www.radioibnulqoyyim.com